Perjalanan cinta si gadis sintal nan populer...
Tersebutlah seorang gadis yang bertubuh sintal dan yang juga populer namun cukup dimata seorang figur signifikan yang begitu pede saat membagikan sebuah pembelajaran. Sebut saja nama gadis bertubuh sintal ini “paisah ocandut” panggil saja dia “paisah”, ato “ pai” nama gaulnya.
Kisah ini bermula ketika paisah meninggalkan kampung halamannya tercinta yang terkenal dengan stroberi yang berwarna merah dan harum baunya, kaya di salah satu lagu nasional kita “ ibu kita kartini harum namanya”... begitulah tempat dimana paisah tinggal. Paisah menuntut ilmu di sebuah universitas terkenal sebut saja Universitas X fakultas Y. Di mata teman-temannya, paisah merupakan seorang gadis yang pendiam, smart2 gimana getoooo, karena ke-smartannya itu ia memiliki moto hebat dan hemat (sponsor cepen kali ini). Kesintalannya lah yang membuatnya populer. Pada suatu hari, paisah berjalan menuju kampus dengan tergesa-gesa dan tidak sengaja..
guuuuBraaaaaaaakkk !!!! gedebuuuk, buk..buk..dinggelindinggelinding.....
Eehhh, ternyata paisah menabrak patung telur yang ada di depan GWM (uuuppss, ketahuan dah kampusnya)... paisah pun terjatuh. Tiba-tiba seorang pemuda berlari ke arah paisah dan mencoba menolong paisah. Namun akibat kesintalan paisah, pemuda ini jadi bingung membedakan antara paisah dan patung telur tersebut...hihihii...^^v
Paisah dan pemuda itupun saling bertatap-tatapan (sembari ada efek2 angin gituuu). Pemuda itu membantunya berdiri dan membantu membereskan buku milik paisah. Si pemuda melihat jam dan tersenyum menatap paisah, lalu memberikan buku-buku tersebut dan segera berlari ke dalam gedung.
Paisah hanya terdiam dan menatap pemuda tersebut dengan ribuan tanda tanya yang hinggap dalam hatinya....eemmm bukan denk,,pikirannya...ehhh??? pikiran apa hati yaaa??? Ya itulaaah yaaa boooo...
Selama perkuliahan berlangsung, paisah yang merupakan mahasiswa yang smart, tidak dapat konsen dengan perkuliahan saat itu. Pikirannya terus tertuju pada pria yang tadi membantunya saat terjatuh.
Paisah terdiam, menatap ke atas, ke bawah, kanan, kiri tetap juga tidak bertemu dengan sang pangeran... (yaiyalah...didalam kelas..)...
Seusai kuliah...
“paisah....” sang dosen memanggil
“ ya paak..” dengan sigap perkasa paisah langsung menjawab panggilan babeh dosen.
“ kamu saya rekrut sebagai tim keamanan dalam kegiatan penelitian saya...kamu bersedia?”
“eeee...iii..yyyaaaa...ssaaa yyaaa bersedia beh !!” jawab paisah dengan tergagap-gagap.
“tapi kenapa saya di keamanan pak??”
“karna kamu terlalu populer dimata saya...jadi kamu cocoknya kerjanya di keamanan...okkkkee paisah...nanti siang jam 2,kita ada kumpul untuk rapat, kamu datang ya gedung sebelah, di lantai 2” (weeeeeiitttsss...lt 2 cuuuuyy).
Siang harinya...
Paisah pun segera menuju ke tempat rapat yang babeh dosen katakan. Paisah membuka pintu dan langsung menuju kursi untuk segera duduk karena babeh dosen udah memanggil-manggil. Saat paisah menoleh ke sebelah kanan tiba-tiba...
“OMG !!!! pangeran gw......” tapi cuma dalam hati doang sih....
Paisah pun tersenyum-senyum bahagia, padahal dalam hatinya terbahak-bahak ... mengingat kejadian tadi pagi.. “kesan pertama begitu menggoda selanjutnya terserah gw...hihihi” lanjutnya dala hati.
“eh, kamu yang tadi pagi nabrak patung telur itu kan?” pria itu bertanya dan paisahpun hanya mengangguk-angguk (saking terpesonanya...)
“saya ayaya...” sambil mengulurkan tangannya
“pai...paisah..” jawab paisah sambil mengulurkan tangannya dengan mata berbinar2...
“kita partner sekarang ..” kata ayaya...
Sejalan dengan waktu, paisah selalu bersama ayaya. Karena mereka berada dalam bidang yang sama di kepanitian tersebut. Paisah pun mulai menumbuhkan benih-benih cintrong untuk ayaya..
kurang lebih setelah dua bulan kemudian...
siang hari yang cerah, paisah berjalan dengan penuh semangat menuju ke TU fakultas Y...
senyum paisah mengembang, karena memikirkan nanti akan bertemu dengan sang pujaan hati...
namun ketika berada didepan TU fakultas Y, langkah paisahpun terhenti, menatap sebuah undangan pernikahan yang terpampang di mading... dan dalam undangan tersebut tertulis nama:
kedua mempelai yang sedang berbahagia
ayaya hayayaya
dan
geje margeje
tiba-tiba...
“paaaa iiiiiiiiiiiiiiiii.......” teriak seorang pria
paisah tak bergeming dan terus menatap mading dengan perasaan tak percaya...skalipun angin menerpa tubuhnya (krn saking sintal jd ga bergeming).
"paiii..." paisah pun berbalik dan mendapati ayayay menyodorkan sebuah kertas berwarna pink...
"datang ya pai, tiada kesan tanpa kehadiranmu "(kiko BF, 2010)...
dengan perasaan bercampur aduk bagaikan gado-gado, paisah menggenggam undangan tersebut...
dan menatap kepergian ayayay dengan guliran air mata yang berjatuhan, paisah tidak sanggup menerima kenyataan ini... tiba-tiba undangan pun jatuh dari tangannya dan ia pun tersungkur dilantai...
"tidaaaaaaaaaaaaakkk......"
"ayayyaay........" (pake efek angiiin)
paisah pun berjalan ke lorong, tempat mangkalnya...
dan mendapati ke lima temannya yang lain yang sedang duduk-duduk didepan kelas.
“pai,kenapa nangis?.” teriak teman pertama
“berakhir, semuanya selesai....” kata pai sambil tersedak-sedak...
“apanyaaaa...??” tanya teman kedua paisah lagi sambil mengguncang-guncangkan tubuh paisah sampai rambutnya jadi kribo ajjjjaaaaa....
“itu..ituuuuuhhh...itu si ayayayyy...bentar lagi mo merittttt....” teriak paisah sambil menyodorkan undangan pernikahan ayayay, sambil diikuti oleh teriakan histeris kelima temannya yang lain..
“whaaaaaaaaaattt” kata teman pertama
“oh..no....” kata teman kedua
“waaaaaaaaaw..” kata teman ketiga
“spektakuler (fandut,2009),..” kata teman keempat
“sabar ya pai...smua *o*o* emang kaya gitu....sabar yaaa” kata teman ke lima sambil mengelu-elus punggung paisah yang menangis sesegukan sambil tersedu-sedu...
“tttttiiiidaaaaaaaaaaaaakkkk.....kenapa semua kaya gini...kenapa harus berakhir spt ini....kenapa semuanya pasti berakhir dengan tidak menyenangkan, selalu aja kaya gini...apa sih yang kurang dari gw??? Udaaah sintal, populeer, smaart..apa lagi yang kurannnggg” teriak paisah sambil berlari-lari dan memeluk pohon-pohon (yang didepan leb eksperimen itu loooh, kan banyak pohon tuh skalian bisa gelindingan di rumput-rumputnya).
Melihat kejadian tersebut, teman-teman paisah kemudian mengejar pai yang lagi gelindingan di rumput-rumput dan membawanya kembali duduk.
“berakhir lagiii...” kata pai dengan lirih...
“ yang pertama... pergi tanpa kata perpisahan....
Yang kedua... ga ada kelanjutan, karna gw cuma brani ngeliat dari jauh....
Yang ketiga dan keempat pada geje smuanya...
Nah sekarang yang kelima...udah deket..gue cari informasi kemana-mana...kynya Cuma tinggal melangkah dikit lagi..eh ternyata...huaaaaa...”
Dan kelima teman pai pun dengan serempak berkata:
“sabar ya pai.... (lanjutkan sendiri teman-teman) hahahaa...”
Begitulah kisah paisah... sang gadis bertubuh sintal yang populer dimata figur signifikan x, kisah cintanya yang tidak terbalas hingga saat ini. Sampai ketika ia sudah mau meraih gelar sarjananya, kisah cintanya di kampus x, ditutup dengan perginya sang pujaan hati karena mau merit...heuheuehu...turut bersedih pai...tp life must go on..pasti ada yang lebih baik bwt lu nantinya. Salam Semangat buat gadis bertubuh sintal...”paisah ooh paisaahh...”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar